Main | The Message »

Gudeg Yogya, Sayur [Kolak] Nangka

Maaf sebelumnya, apabila judul di atas terkesan mendiskreditkan satu pihak. Soalnya, hal ini hanya berdasarkan pengalaman subjektif saya saja.
Sebagai orang daerah 'pedas', tentu saya tidak merekomendasikan gudeg sebagai menu utama. Tapi yang pasti, bagi saya yang hobi makan, tentu tidak melakukan hitung-hitungan apabila di suruh untuk makan gudeg. Apalagi gratis. Walaupun rasanya manis, saya tetap saja enjoy untuk memakannya. Mungkin, teman-teman sekalian dapat membayangkan, makan nasi dengan kolak pisang. Rasanya kayak apa ya? By the way, tetap enak koq.
Gudeg, merupakan makanan khas daerah yogya, walaupun tidak dapat dikatakan makanan asli karena makanan ini juga diproduksi di Jawa Tengah.
Sayur ini didominasi oleh rasa legit dan gurih. Dengan bahan baku utamanya adalah nangka muda yang dibumbui keluwak. Warna coklat biasanya dihasilkan dari daun jati yang di masak bersamaan. Biasanya disajikan lengkap dengan areh (santan kental) dan sambel krecek atau kulit sapi yang di masak bersama sambal goreng.
Untuk penjualannya, teman-teman harus berhati-hati. Karena banyak penjual gudeg tembak Rp. 10.000. Artinya, ketika teman-teman tidak berhati-hati dalam memilih penjual gudeg, bakal kena tembak 10.000. Padahal, harga nasi gudeg di utara kampus UMY Wirobrajan di barat Yogyakarta, harganya tidak semahal itu. Dengan ongkos Rp. 4000,00 kita dapat memperoleh nasi gudeg lengkap dengan asesorisnya plus lauk ayam. Sori ya, sedikit promosi.

Comments

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .